Atlas kehidupan untuk SD sampai kuliah
Biotaloka adalah ensiklopedia biologi terbuka dan gratis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Jelajahi spesies, pohon kehidupan, materi pelajaran per jenjang, kuis, laboratorium virtual, dan alat bantu untuk guru. Datanya berasal dari GBIF, iNaturalist, Wikipedia, dan Paleobiology Database.
Mulai dari sini
- Jelajahi kehidupan — Cari spesies dari seluruh dunia dengan data GBIF dan iNaturalist.
- Pohon kehidupan — Telusuri kekerabatan dari domain sampai spesies.
- Belajar — 41 materi biologi untuk SD, SMP, SMA, dan kuliah.
- Kamus istilah — 213 istilah biologi dengan penjelasan sederhana.
- Kuis — Uji pemahaman dan kumpulkan lencana.
- Laboratorium virtual — Simulasi untuk mencoba hipotesis dan membaca bukti.
- Peta Biologi — Tingkat organisasi kehidupan dan cabang-cabang ilmu biologi.
- Kehidupan purba — Fosil dan makhluk yang pernah hidup di bumi.
- Bandingkan — Seberapa dekat kekerabatan dua makhluk hidup?
- Di sekitarku — Makhluk hidup yang pernah diamati di dekat lokasimu.
- Ruang guru — Bahan ajar, lembar kerja, dan tugas untuk kelas.
- Sumber & metode — Dari mana data Biotaloka berasal dan bagaimana kami memilihnya.
Spesies pilihan
Orangutan Sumatra (Pongo abelii)
(c) Lip Kee, some rights reserved (CC BY-SA)
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)
(c) ꦥꦤ꧀ꦗꦶꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶꦄꦏ꧀ꦧꦂ, some rights reserved (CC BY), uploaded by ꦥꦤ꧀ꦗꦶꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶꦄꦏ꧀ꦧꦂ
Ngengat atlas (Attacus atlas)
no rights reserved, uploaded by Scott Loarie
Komodo (Varanus komodoensis)
(c) Midori, some rights reserved (CC BY-SA)
Padma raksasa (Rafflesia arnoldi)
(c) shankar s., some rights reserved (CC BY)
Hiu paus (Rhincodon typus)
(c) Daniel Benák, some rights reserved (CC BY), uploaded by Daniel Benák
Rangkong badak (Buceros rhinoceros)
(c) Thomas Quine, some rights reserved (CC BY)
Penyu hijau (Chelonia mydas)
(c) Andresvilla92, some rights reserved (CC BY-SA)
Jamur lalat (Amanita muscaria)
(c) Borja Fierro, some rights reserved (CC BY), uploaded by Borja Fierro
160 kartu spesies
Setiap kartu menjelaskan ciri, makanan, tempat hidup, dan fakta menarik dalam bahasa yang sederhana, lalu menautkannya ke data ilmiah terbaru.
Mamalia
- Harimau (Panthera tigris)
- Orangutan Sumatra (Pongo abelii)
- Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus)
- Gajah Asia (Elephas maximus)
- Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)
- Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis)
- Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis)
- Babirusa Sulawesi (Babyrousa celebensis)
- Bekantan (Nasalis larvatus)
- Owa Jawa (Hylobates moloch)
- Kucing (Felis catus)
- Anjing (Canis familiaris)
- Sapi (Bos taurus)
- Kambing (Capra hircus)
- Kerbau (Bubalus bubalis)
- Kalong besar (Pteropus vampyrus)
- Paus biru (Balaenoptera musculus)
- Duyung (Dugong dugon)
- Lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus)
- Manusia (Homo sapiens)
- Trenggiling (Manis javanica)
- Beruang madu (Helarctos malayanus)
- Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis)
- Singa (Panthera leo)
- Jerapah (Giraffa camelopardalis)
- Panda raksasa (Ailuropoda melanoleuca)
- Ekidna moncong panjang barat (Zaglossus bruijnii)
- Kuskus tutul (Spilocuscus maculatus)
Burung
- Cenderawasih kuning-besar (Paradisaea apoda)
- Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)
- Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)
- Kasuari gelambir ganda (Casuarius casuarius)
- Rangkong badak (Buceros rhinoceros)
- Ayam hutan merah (Gallus gallus)
- Burung gereja (Passer montanus)
- Cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster)
- Maleo (Macrocephalon maleo)
- Raja-udang erasia (Alcedo atthis)
- Penguin kaisar (Aptenodytes forsteri)
- Burung unta (Struthio camelus)
- Merpati batu (Columba livia)
Reptil
- Komodo (Varanus komodoensis)
- Penyu hijau (Chelonia mydas)
- Buaya muara (Crocodylus porosus)
- Sanca kembang (Malayopython reticulatus)
- Cicak tembok (Hemidactylus platyurus)
- Kadal terbang (Draco volans)
- King kobra (Ophiophagus hannah)
Amfibi
- Kodok buduk (Duttaphrynus melanostictus)
- Katak pohon hijau (Rhacophorus reinwardtii)
- Katak sawah (Fejervarya cancrivora)
- Aksolotl (Ambystoma mexicanum)
Ikan
- Hiu paus (Rhincodon typus)
- Ikan badut (Amphiprion ocellaris)
- Ikan nila (Oreochromis niloticus)
- Ikan mas (Cyprinus carpio)
- Raja laut (coelacanth Sulawesi) (Latimeria menadoensis)
- Arwana Asia (Scleropages formosus)
- Pari manta raksasa (Mobula birostris)
- Kuda laut (Hippocampus kuda)
- Ikan gelodok (Periophthalmus argentilineatus)
Serangga
- Lebah madu Asia (Apis cerana)
- Ngengat atlas (Attacus atlas)
- Kupu-kupu raja (Danaus plexippus)
- Nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti)
- Ulat sutra (Bombyx mori)
- Semut rangrang (Oecophylla smaragdina)
- Kumbang koksi (Coccinella transversalis)
- Lalat buah (Drosophila melanogaster)
- Rayap tanah (Macrotermes gilvus)
- Belalang kayu (Valanga nigricornis)
- Kupu-kupu raja helena (Troides helena)
- Kutu rambut (Pediculus humanus)
Laba-laba & kalajengking
- Laba-laba kayu raksasa (Nephila pilipes)
- Kalajengking hutan raksasa (Heterometrus spinifer)
- Tungau kudis (Sarcoptes scabiei)
Krustasea
- Ketam kenari (Birgus latro)
- Rajungan (Portunus pelagicus)
- Udang galah (Macrobrachium rosenbergii)
- Kepiting bakau (Scylla serrata)
- Udang windu (Penaeus monodon)
Moluska
- Nautilus (Nautilus pompilius)
- Kima raksasa (Tridacna gigas)
- Bekicot (Lissachatina fulica)
- Keong mas (Pomacea canaliculata)
- Gurita siang (Octopus cyanea)
Invertebrata lain
- Cacing tanah (Lumbricus terrestris)
- Ubur-ubur bulan (Aurelia aurita)
- Bintang laut bertanduk (Protoreaster nodosus)
- Karang Acropora (Acropora millepora)
- Ubur-ubur Portugis (Physalia physalis)
- Bulu babi (Diadema setosum)
- Teripang pasir (Holothuria scabra)
- Pacet harimau (Haemadipsa picta)
- Cacing pipih laut Bedford (Pseudobiceros bedfordi)
- Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
- Spons tong raksasa (Xestospongia testudinaria)
- Cacing C. elegans (Caenorhabditis elegans)
- Belangkas (Tachypleus gigas)
- Lipan (Scolopendra subspinipes)
- Kaki seribu merah (Trigoniulus corallinus)
Tumbuhan
- Padma raksasa (Rafflesia arnoldi)
- Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum)
- Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis)
- Melati putih (Jasminum sambac)
- Padi (Oryza sativa)
- Jagung (Zea mays)
- Kelapa (Cocos nucifera)
- Mangga (Mangifera indica)
- Pisang liar (Musa acuminata)
- Durian (Durio zibethinus)
- Kantong semar (Nepenthes gracilis)
- Putri malu (Mimosa pudica)
- Seroja (lotus) (Nelumbo nucifera)
- Bakau (Rhizophora mucronata)
- Jati (Tectona grandis)
- Beringin (Ficus benjamina)
- Bambu ampel (Bambusa vulgaris)
- Paku sarang burung (Asplenium nidus)
- Lumut hati (Marchantia polymorpha)
- Cabai (Capsicum annuum)
- Kakao (Theobroma cacao)
- Janda bolong (Monstera deliciosa)
- Tusam (Pinus merkusii)
- Melinjo (Gnetum gnemon)
- Pakis haji (Cycas rumphii)
- Lumut rambut (Polytrichum commune)
- Paku air azolla (Azolla pinnata)
- Arabidopsis (Arabidopsis thaliana)
- Lamun tropika (Enhalus acoroides)
Alga
Jamur
- Jamur lalat (Amanita muscaria)
- Jamur tiram (Pleurotus ostreatus)
- Jamur merang (Volvariella volvacea)
- Ragi roti (Saccharomyces cerevisiae)
- Kapang tempe (Rhizopus microsporus)
- Jamur gerigit (Schizophyllum commune)
- Kapang penisilin (Penicillium chrysogenum)
- Kapang koji (Aspergillus oryzae)
Bakteri
- E. coli (Escherichia coli)
- Bakteri TBC (Mycobacterium tuberculosis)
- Nostoc (Nostoc commune)
- Rhizobium (Rhizobium leguminosarum)
- Bakteri asam laktat (Lactobacillus acidophilus)
- Bakteri Bt (Bacillus thuringiensis)
- Bakteri Thermus aquaticus (Thermus aquaticus)
- Spirulina (Arthrospira platensis)
Arkea
- Arkea penyuka garam (Halobacterium salinarum)
- Arkea usus manusia (Methanobrevibacter smithii)
- Arkea sumber air panas (Sulfolobus acidocaldarius)
Protista
- Plasmodium (penyebab malaria) (Plasmodium falciparum)
- Amoeba (Amoeba proteus)
- Paramecium (Paramecium caudatum)
- Euglena (Euglena gracilis)
- Plankton bercahaya (Noctiluca scintillans)
- Jamur lendir kuning (Physarum polycephalum)
- Toksoplasma (Toxoplasma gondii)
- Penyebab busuk daun kentang (Phytophthora infestans)
41 materi biologi
Dasar-dasar biologi
Apa itu hidup, bagaimana ilmuwan bekerja, dan bagaimana kehidupan tersusun dari molekul sampai biosfer.
- Ciri-ciri makhluk hidup — Apa bedanya kucing, pohon, dan batu? Kenali tanda-tanda kehidupan.
- Metode ilmiah: cara ilmuwan bekerja — Bertanya, menduga, menguji, lalu menyimpulkan: cara kita tahu sesuatu itu benar.
- Tingkat organisasi kehidupan — Dari molekul, sel, organ, sampai biosfer: kehidupan tersusun bertingkat.
Sel & molekul
Zat penyusun kehidupan, isi sel, energi sel, pembelahan sel, dan alur informasi DNA → RNA → protein.
- Molekul kehidupan & enzim — Air, karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat: bahan penyusun semua makhluk hidup.
- Sel: unit kehidupan — Semua makhluk hidup tersusun atas sel. Apa saja isinya dan bagaimana bekerja?
- Metabolisme & respirasi sel — Bagaimana sel mengubah makanan menjadi energi yang bisa dipakai?
- Pembelahan sel: mitosis & meiosis — Satu sel menjadi dua: cara tubuh tumbuh, memperbaiki luka, dan membentuk sel kelamin.
- DNA, gen & protein — Bagaimana urutan huruf DNA dibaca sel untuk membuat protein?
Pertumbuhan, reproduksi, pewarisan & evolusi
Bagaimana makhluk hidup tumbuh dan berkembang, berkembang biak, mewariskan sifat, dan berubah dari generasi ke generasi.
- Perkembangbiakan & siklus hidup — Bertelur, melahirkan, bertunas, atau membelah diri — semua cara untuk berlanjut.
- Pertumbuhan & perkembangan — Dari biji menjadi pohon, dari zigot menjadi manusia: bagaimana makhluk hidup tumbuh dan berkembang.
- Pewarisan sifat — Mengapa anak mirip orang tuanya? Dari gen, alel, hingga persilangan Mendel.
- Evolusi & seleksi alam — Bagaimana makhluk hidup berubah dari generasi ke generasi dan berkerabat satu sama lain?
- Adaptasi — Paruh, kulit, perilaku: cara makhluk hidup cocok dengan tempat tinggalnya.
Keanekaragaman makhluk hidup
Klasifikasi, virus, mikroba, protista, jamur, dunia hewan, serangga, vertebrata, kekayaan hayati Indonesia, dan kehidupan purba.
- Klasifikasi & nama ilmiah — Bagaimana ilmuwan mengelompokkan jutaan makhluk hidup dan memberinya nama?
- Virus: di batas kehidupan — Bukan sel, tetapi bisa memperbanyak diri di dalam sel. Apa sebenarnya virus?
- Mikroorganisme — Makhluk terkecil yang membuat tempe, menyuburkan tanah, dan kadang membuat kita sakit.
- Protista: kehidupan bersel satu yang beragam — Amoeba, Paramecium, alga, dan Plasmodium penyebab malaria.
- Jamur: pengurai dan penyerap — Bukan tumbuhan, bukan hewan: jamur payung, kapang tempe, ragi roti, dan kerabatnya.
- Dunia hewan: dari spons sampai mamalia — Kenali kelompok besar hewan dan rancangan tubuhnya, dari yang tanpa jaringan sampai bertulang belakang.
- Serangga & artropoda — Hewan berkaki beruas: serangga, laba-laba, udang, dan lipan, beserta metamorfosisnya.
- Hewan bertulang belakang — Ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia: ciri, kekerabatan, dan adaptasinya.
- Keanekaragaman hayati Indonesia — Negeri kepulauan dengan satwa dan tumbuhan yang tidak ada di tempat lain — dan cara menjaganya.
- Fosil & kehidupan purba — Dinosaurus, trilobit, dan manusia purba Jawa: membaca kisah bumi dari batuan.
Biologi tumbuhan
Bagian tubuh tumbuhan, jaringan dan pengangkutan, fotosintesis, pertumbuhan, dan keragaman tumbuhan.
- Struktur & fungsi tumbuhan — Akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji: tugas setiap bagian dan cara tumbuhan tumbuh.
- Tumbuhan & fotosintesis — Bagaimana tumbuhan “memasak” makanannya sendiri dengan cahaya matahari?
- Dunia tumbuhan: dari lumut sampai bunga — Lumut, paku, tumbuhan berbiji terbuka, dan tumbuhan berbunga: bagaimana tumbuhan menaklukkan daratan.
Tubuh manusia & hewan
Sistem organ: pencernaan, pernapasan, peredaran darah, ekskresi, gerak, saraf dan hormon, imun, serta reproduksi.
- Makanan & sistem pencernaan — Perjalanan makanan dari mulut sampai usus, dan zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
- Sistem pernapasan — Mengapa kita perlu bernapas, dan bagaimana oksigen sampai ke setiap sel?
- Jantung & peredaran darah — Jantung, pembuluh darah, dan darah: sistem pengangkut tubuh.
- Ekskresi & homeostasis — Ginjal, kulit, paru-paru, dan hati membuang zat sisa dan menjaga tubuh tetap seimbang.
- Rangka, otot & gerak — Tulang, sendi, dan otot bekerja sama agar kita bisa berdiri, berlari, dan menulis.
- Saraf, hormon & indra — Bagaimana tubuh merasakan, berpikir, dan menanggapi: sistem saraf, hormon, dan alat indra.
- Sistem imun: pertahanan tubuh — Kulit, sel darah putih, antibodi, dan vaksin: cara tubuh melawan kuman.
- Reproduksi & tumbuh kembang manusia — Dari sel telur yang dibuahi sampai dewasa: tahap-tahap tumbuh kembang manusia.
Ekologi & lingkungan
Hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya, perilaku hewan, kehidupan laut, aliran energi, daur materi, dan perubahan lingkungan.
- Ekosistem & rantai makanan — Siapa memakan siapa? Ikuti aliran energi dari matahari sampai pengurai.
- Perilaku hewan — Insting, belajar, komunikasi, dan kehidupan sosial hewan.
- Kehidupan laut — Plankton, terumbu karang, zona laut, dan cara menjaga laut Indonesia.
- Perubahan lingkungan & pelestarian — Pencemaran, sampah, perubahan iklim, dan apa yang bisa kita lakukan.
Biologi terapan
Memanfaatkan pengetahuan biologi untuk pangan, kesehatan, pengendalian penyakit, dan pengolahan data, beserta pertimbangan etikanya.
- Bioteknologi — Dari tempe sampai vaksin dan CRISPR: memanfaatkan makhluk hidup untuk kebutuhan manusia.
- Parasit & penyakit tropis — Kutu, cacing, dan Plasmodium: cara hidup parasit dan cara mencegah penyakitnya.
- Bioinformatika & data biologi — Komputer, DNA, dan data pengamatan: cara ilmuwan mengolah informasi kehidupan.
Kehidupan purba
29 makhluk purba dari stromatolit sampai mamalia zaman es, diurutkan pada garis waktu geologi.