MATERI · Keanekaragaman makhluk hidup

Serangga & artropoda

Hewan berkaki beruas: serangga, laba-laba, udang, dan lipan, beserta metamorfosisnya.

Jenjang yang disarankan: SD, SMP, SMA, kuliah.

Penjelasan untuk SD

Kupu-kupu, semut, belalang, dan nyamuk adalah serangga. Semua serangga punya ciri yang sama:

Laba-laba bukan serangga karena kakinya delapan dan tubuhnya hanya terbagi dua. Kepiting, udang, lipan, dan kaki seribu juga bukan serangga, tetapi mereka masih satu keluarga besar dengan serangga, yaitu hewan berkaki beruas (artropoda). Tubuh mereka dilindungi kulit luar yang keras.

Banyak serangga berubah bentuk saat tumbuh (metamorfosis). Kupu-kupu berawal dari telur, lalu menjadi ulat, kepompong, dan akhirnya kupu-kupu.

Serangga sangat penting. Lebah dan kupu-kupu membantu bunga menjadi buah. Rayap dan kumbang menguraikan kayu mati. Semut dan kepik memakan hama. Namun ada juga serangga yang merugikan, seperti nyamuk yang menularkan penyakit dan belalang yang memakan tanaman.

Poin kunci

Aktivitas

Berburu serangga di halaman sekolah bersama teman. Amati tanpa menyakiti: hitung kaki, lihat bagian tubuh dan antenanya. Buat tabel: nama hewan, jumlah kaki, serangga atau bukan.

Penjelasan untuk SMP

Arthropoda (hewan berkaki beruas) adalah filum hewan dengan jumlah spesies terbanyak. Ciri-cirinya: tubuh beruas-ruas, kaki bersendi, dan kerangka luar dari kitin yang harus dilepas saat tumbuh (ganti kulit atau ekdisis). Kelompok utamanya:

Serangga bernapas dengan sistem trakea yang bermuara pada lubang kecil (spirakel) di sisi tubuh. Metamorfosisnya ada dua jenis:

Peran serangga: penyerbuk tanaman pangan, pengurai, makanan bagi hewan lain, penghasil madu dan sutra, serta pengendali hama alami. Sebagian menjadi hama dan vektor penyakit, misalnya nyamuk Aedes aegypti (demam berdarah) dan Anopheles (malaria).

Poin kunci

Aktivitas

Pelihara beberapa ulat bersama daun tumbuhan makanannya di wadah berventilasi. Catat setiap hari: ukuran, ganti kulit, pembentukan kepompong, dan munculnya kupu-kupu. Lepaskan kupu-kupu di tempat asal ulat.

Penjelasan untuk SMA

Keberhasilan artropoda dijelaskan oleh beberapa ciri kunci: eksoskeleton yang melindungi dan mencegah kehilangan air, tubuh beruas yang bagian-bagiannya berspesialisasi (tagmatisasi), kaki bersendi yang dapat berubah menjadi alat makan, sensor, atau alat renang, serta ukuran tubuh kecil yang memungkinkan banyak relung. Lebih dari satu juta spesies serangga telah dideskripsikan, lebih dari separuh spesies hewan yang dikenal, dan diperkirakan masih banyak yang belum bernama.

Fisiologi serangga:

Serangga sosial (semut, lebah, tawon, dan rayap) hidup dalam koloni dengan pembagian kerja: ratu bertelur, pekerja mencari makan dan merawat anak, prajurit menjaga sarang. Rayap sebenarnya adalah kecoak sosial. Semut rangrang (Oecophylla) menganyam sarang dari daun dengan benang sutra dari larvanya dan dipakai petani sebagai pengendali hama alami.

Kekerabatan: berdasarkan DNA, serangga ternyata berkerabat sangat dekat dengan krustasea (kelompok Pancrustacea), sedangkan belangkas lebih dekat dengan laba-laba. Indonesia kaya serangga; Bantimurung di Sulawesi Selatan terkenal dengan keragaman kupu-kupunya sejak dikunjungi Alfred Russel Wallace.

Poin kunci

Aktivitas

Pasang perangkap kuning sederhana (piring kuning berisi air sabun) di dua lokasi yang berbeda, misalnya taman dan lahan parkir. Setelah 24 jam, kelompokkan serangga menurut ordo dan bandingkan keragamannya.

Penjelasan untuk kuliah

Filogenomik artropoda menempatkan Chelicerata (termasuk arachnida dan belangkas) sebagai saudara Mandibulata, yang terdiri atas Myriapoda dan Pancrustacea. Hexapoda (termasuk serangga) bersarang di dalam Pancrustacea, sehingga “krustasea” adalah kelompok parafiletik. Asal sayap serangga masih diperdebatkan; bukti perkembangan dan genetik mendukung asal ganda dari dinding tubuh dan pangkal kaki.

Eusosialitas muncul beberapa kali, antara lain pada Hymenoptera dan rayap. Pada Hymenoptera, sistem haplodiploid (jantan haploid) membuat saudari berkerabat r = 0,75, yang dahulu dipakai untuk menjelaskan eusosialitas melalui seleksi kerabat (aturan Hamilton, rB > C). Namun rayap yang diploid juga eusosial, dan banyak Hymenoptera haplodiploid tidak eusosial, sehingga ekologi sarang, monogami, dan manfaat kerja sama juga penting.

Isu terapan meliputi:

Drosophila melanogaster tetap menjadi organisme model utama untuk genetika perkembangan, neurobiologi, dan imunitas bawaan.

Poin kunci

Aktivitas

Gunakan data iNaturalist atau GBIF untuk memetakan pengamatan satu kelompok serangga di Indonesia. Diskusikan bias pengamatan (lokasi mudah dijangkau, spesies mencolok) dan rancang survei lapangan yang mengurangi bias tersebut.

Spesies contoh

Materi terkait

Berlatih

Bacaan lanjutan