MATERI · Keanekaragaman makhluk hidup

Hewan bertulang belakang

Ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia: ciri, kekerabatan, dan adaptasinya.

Jenjang yang disarankan: SD, SMP, SMA, kuliah.

Penjelasan untuk SD

Hewan yang punya tulang belakang disebut vertebrata. Coba raba punggungmu: ada ruas-ruas tulang yang tersusun dari leher sampai pinggang. Manusia juga vertebrata!

Vertebrata dibagi menjadi lima kelompok:

Indonesia punya banyak vertebrata istimewa, misalnya komodo, anoa, dan cenderawasih. Di Papua bahkan ada mamalia yang bertelur, yaitu ekidna, dan mamalia berkantung seperti kuskus.

Poin kunci

Aktivitas

Kumpulkan gambar hewan dari majalah atau internet, lalu tempel dalam lima kolom: ikan, amfibi, reptil, burung, mamalia. Tuliskan satu ciri yang membuatmu yakin hewan itu masuk kolom tersebut.

Penjelasan untuk SMP

Vertebrata termasuk filum Chordata. Pada suatu tahap hidupnya, semua chordata memiliki notokorda, tali saraf di punggung, celah faring, dan ekor di belakang anus. Pada vertebrata, notokorda digantikan tulang belakang yang melindungi sumsum tulang belakang.

Perbandingan lima kelas vertebrata:

Mamalia dibagi tiga: monotremata yang bertelur (ekidna di Papua dan platipus di Australia), marsupialia yang berkantung (kuskus, kanguru pohon), dan plasentalia yang janinnya tumbuh di rahim dengan bantuan plasenta (kucing, orangutan, manusia).

Poin kunci

Aktivitas

Buat kunci determinasi dikotom sederhana untuk sepuluh vertebrata di sekitarmu (misalnya ikan lele, katak, cicak, ayam, kucing). Uji kuncimu dengan meminta teman menebak hewan memakai kunci tersebut.

Penjelasan untuk SMA

Kelas-kelas “ikan” dan “reptil” dalam klasifikasi tradisional ternyata tidak monofiletik. Pohon kekerabatan vertebrata modern kira-kira sebagai berikut:

Telur amniotik adalah inovasi yang membebaskan vertebrata dari air untuk berkembang biak. Selaput amnion menjaga embrio tetap basah, kuning telur menyediakan makanan, alantois menampung sisa metabolisme, dan korion membantu pertukaran gas.

Adaptasi yang menarik di Indonesia:

Poin kunci

Aktivitas

Gambarlah kladogram vertebrata dari ikan hag sampai mamalia dan burung. Tandai titik munculnya rahang, paru-paru, anggota tubuh berjari, telur amniotik, bulu, dan kelenjar susu. Diskusikan mengapa burung ditempatkan di dalam reptil.

Penjelasan untuk kuliah

Evolusi vertebrata ditandai beberapa inovasi kunci: sel krista neural (sumber tengkorak, saraf tepi, dan pigmen), duplikasi genom menyeluruh pada awal sejarah vertebrata yang memperbanyak gen pengatur seperti Hox, rahang yang berasal dari lengkung faring, serta transisi ikan ke tetrapoda pada Devon yang terekam pada fosil seperti Tiktaalik. Ikan bertulang keras teleostei mengalami satu duplikasi genom tambahan, yang turut dikaitkan dengan keragamannya.

Endotermi berevolusi secara terpisah pada mamalia dan burung, dengan jantung empat ruang yang juga muncul secara konvergen. Paru-paru burung bekerja satu arah melalui parabronki dan kantung udara, sehingga pertukaran gasnya lebih efisien daripada paru-paru mamalia yang berujung buntu (alveolus).

Ikan mencakup sekitar separuh spesies vertebrata. Katalog spesies setiap kelas terus diperbarui, misalnya Catalog of Fishes, AmphibiaWeb, The Reptile Database, daftar burung IOC/Clements, dan Mammal Diversity Database; angka yang berbeda antarkatalog mencerminkan konsep spesies dan revisi taksonomi yang berbeda.

Konservasi vertebrata Indonesia menghadapi hilangnya habitat, perburuan, dan perdagangan satwa, serta penyakit seperti kitridiomikosis pada amfibi. Status terancam banyak spesies endemik, seperti ekidna moncong panjang barat (Kritis), menuntut data populasi yang lebih baik. Perangkap kamera, DNA lingkungan, dan rekaman suara otomatis kini banyak dipakai untuk memantau vertebrata yang sulit diamati.

Poin kunci

Aktivitas

Bandingkan jumlah spesies satu kelas vertebrata di Indonesia dari dua katalog berbeda (misalnya daftar burung IOC dan data GBIF). Jelaskan sumber perbedaannya: konsep spesies, sinonim, catatan yang belum terverifikasi, atau tanggal pembaruan.

Spesies contoh

Materi terkait

Berlatih

Bacaan lanjutan